Korban

 

Mendung BukanBerarti Hujan dan Perhatian Bukan Berarti Cinta

Bagian VII 

^Apakah Benar Sebagai Korban ?^



Apa pernah diri disakiti, dikecewakan, dianggap remeh, diasingkan, dan seakan tak ada satupun mahluk dimuka bumi ini yang enggan untuk mendekat jangankan mendekat memandang pun rasa nya tak sudi.

Pernahkah merasa bahwa diri menjadi korban bullying disekolah ? atau mungkin menjadi korban perasaan dari laki-laki atau wanita yang telah memberi harapan namun di dustakan ? atau mungkin ada hal lain yang membuat diri merasa menjadi korban baik secara jasmani atau rohani ?

Pembaca yang ku sayangi, semakin diri sering menjadi korban maka semakin sering pula diri kita menyalahkan pelaku yang berbuat buruk demikian. Semakin sering kita menjadikan oranglain salah dan takan mungkin bisa berubah. Semakin sering pula diri merasa benar dan mengharapkan pembelaan dari setiap mata memandang. Seolah lupa bahwasanya diri pun harus introspeksi.

Setiap manusia memiliki salah, namun tak selamanya manusia yang bersalah selalu menjadi pelaku buruk. Boleh jadi diri kita lah yang terlalu sering memandang buruk orang lain seakan-akan surga hanya milik diri pribadi dan semua manusia salah dan tak akan mungkin bisa berubah.

Semakin diri mudah menyalahkan orang lain maka semakin sulit untuk kita introspeksi diri. Pernahkah kita berpikir boleh jadi Allah datangkan seseorang untuk menguji keimanan dan kesabaran kita ? atau mungkin boleh jadi Allah datangkan seseorang untuk berlaku buruk kepada kita karena Allah sayang dan bermaksud untuk menegur bahwa dahulu kita pun pernah berbuat buruk kepada orang lain namun diri sendiri saja lupa kepada siapa, dimana, dan kapan berbuat dzolim kepada mahluk ciptaanNya.  

Seringnya diri bertanya kenapa orang lain selalu bersikap tak baik kepada saya ?

Namun, pernahkah pertanyaan tersebut dibalik, kenapa saya tak bersikap baik kepada orang lain yang tak baik kepada saya ?

Sering pula kita merasa ingin di perlakukan baik oleh orang lain, namun lupa dari memperlakukan baik orang lain.

Maka, perlakukan lah orang lain sebagaimana engkau ingin di perlakukan.

(HR. Muslim)

  Sebagaimana Allah Ta’ala Berfirman :

“ jika kamu berbuat baik (berarti kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat jahat, maka kamu berbuat (kejahatan) bagi dirimu sendiri”

(Q.S AL-Isra : 7)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Disisi-Nya Lebih Baik

Kecewa

Hina